Ramadan (1): Mengenal Bulan Ramadhan dan Fungsi Ibadah Puasa

Avatar photo

Abdullah A Afifi

⛊Bey Abdullah Tan Jabok Bio Aktifitas: https://arifabdullah.id | Telegram: https://t.me/beyabdullah

Bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat istimewa bagi seluruh umat Muslim di dunia. Bulan ini dianggap sebagai bulan yang penuh rahmah dan berkah dari Allah SWT. Bulan Ramadhan selalu ditunggu-tunggu oleh umat Muslim karena di dalamnya terdapat banyak kesempatan untuk melakukan amalan-amalan yang sangat mulia, yang salah satunya adalah puasa. Puasa Ramadhan adalah ibadah yang wajib dilakukan oleh setiap umat Muslim yang sudah memenuhi syarat-syarat dan rukun tertentu.

Puasa secara umum memiliki banyak fungsi dan manfaat yang sangat penting bagi kehidupan umat Muslim. Di antaranya adalah meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT, mengembangkan rasa tawadhu, membersihkan jiwa dan raga dari dosa dan kesalahan terhadap Allah SWT, juga mempererat hubungan antara sesama manusia, serta meningkatkan kepedulian terhadap orang yang membutuhkan.

Dalil tentang wajibnya ibadah puasa bagi orang-orang mukmin bisa kita temukan dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 183, yang berbunyi:

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ كُتِبَ عَلَيْكُمُ ٱلصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertakwa.”

Dalam ayat tersebut, Allah SWT menjelaskan bahwa ibadah puasa wajib dilakukan oleh setiap orang yang mengaku beriman, dengan tujuan untuk meningkatkan ketaqwaan kepada-Nya. Ini adalah panggilan khusus dimana Allah tahu, hanya orang-orang beriman yang akan serius dalam menjawab anjuran puasa tersebut.

Selain itu, dalam Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim, Abu Hurairah menyampaikan Rasulullah SAW pernah bersabda:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ، إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا، غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa berpuasa di bulan Ramadhan dengan iman dan harapan pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”

Dalam hadits ini, Rasulullah SAW menegaskan bahwa puasa di bulan Ramadhan merupakan ibadah yang sangat dianjurkan oleh Allah SWT, sehingga Allah pun memberikan ganjaran bahwa puasa Ramadhan dapat menghapus dosa-dosa yang telah berlalu. Sungguh merugi rasanya jika kita tidak dapat menangkap pesan ini.

Fungsi lain dari ibadah puasa juga adalah sebagai media untuk membersihkan jiwa dan raga dari hasad (tazkiyatun nafs), dengki dan suudzan (berburuk sangka). Ketika berpuasa, orang-orang beriman bukan hanya diharuskan untuk menahan diri dari makan, minum, tetapi juga menahan diri dari perilaku yang dapat merusak kebaikan hati dan pikiran, juga menahan diri dari perilaku yang dapat menyakiti hati orang lain. Dengan menahan diri dari hal-hal tersebut, diharapkan kita dapat lebih fokus untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperbaiki perilaku, dan tidak membuang-buang waktu dari hal yang toxic dan kontraproduktif.

Puasa juga berfungsi sebagai media untuk meningkatkan kepedulian terhadap orang yang membutuhkan dan berbuat baik kepada sesama manusia dan juga alam sekitar. Ketika berpuasa, kita diharuskan untuk lebih banyak memberikan sedekah dan membantu mereka-mereka yang dhaif (kesulitan). Dengan demikian, puasa dapat membantu kita dapat lebih peduli dan peka terhadap para dhuafa dan isu-isu sosial di sekitar kita.

Selain itu, ibadah puasa juga dapat membantu kita untuk meningkatkan kesehatan tubuh dan jiwa. Hal ini terjadi karena saat berpuasa, tubuh diharuskan untuk menahan diri dari makan dan minum selama beberapa jam (intermitten fasting). Dalam waktu tersebut, tubuh akan mulai menggunakan cadangan lemak dan gula dalam tubuh sebagai sumber energi. Hal ini dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh dan membakar kalori yang ada dalam tubuh.

Penting diingat bahwa dalam berpuasa, kita dianjurkan untuk tetap menjaga pola makan yang sehat dan seimbang saat berbuka dan sahur. Hal ini agar tubuh tetap mendapatkan asupan nutrisi yang cukup untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Jangan pernah jadikan puasa sebagai alasan menurunnya performa dan produktifitas. Justru sebaliknya banyak penelitian menunjukkan fisik berada dalam kondisi optimum disaat berpuasa, dan banyak momen-momen penting dalam sejarah justru dapat diwujudkan ketika berpuasa di bulan Ramadhan.

Selain itu, ibadah puasa juga dapat membantu meningkatkan kesabaran dan keikhlasan dalam menjalani kehidupan. Ketika berpuasa, umat Muslim diharuskan untuk menahan diri dari makan dan minum meskipun merasa lapar dan haus. Hal ini dapat membantu umat Muslim untuk mengendalikan nafsu, emosi dan membantu mereka untuk lebih mengontrol diri, sabar dan ikhlas dalam menghadapi tantangan hidup.

Dalam rangka menjalankan ibadah puasa dengan baik, kita diharuskan untuk memahami syarat dan rukun puasa serta melaksanakannya dengan penuh kesadaran dan keikhlasan. Selain itu, kita juga diharapkan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh serta menjaga sikap dan perilaku yang baik selama menjalankan ibadah puasa.

Dalam menjalankan ibadah puasa, kita diharuskan untuk berpuasa dengan penuh keikhlasan dan taqwa, sehingga puasa yang dilakukan dapat diterima oleh Allah SWT , yang tidak hanya memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kita sendiri, juga mampu memberikan nilai manfaat kepada orang lain.

Semoga kita semua dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik dan penuh kesadaran serta mendapatkan berkah dan rahmat dari Allah SWT. Semoga Allah mudahkan kita semua menjalani Ramadhan kali ini, diberikan ketenangan hati, ketawadhuan serta kesempatan untuk mendapatkan hikmah dari pintu-pintu hidayah yang Allah buka lebar selama bulan ramadhan.