close up photo of an opened religious book

Harapan Itu Masih Ada

Avatar photo

Abdullah A Afifi

โ›ŠBey Abdullah Tan Jabok โšฝ Bio Aktifitas: https://arifabdullah.id | Telegram: https://t.me/beyabdullah

โ˜• ๐ต๐‘’๐‘ฆ ๐ด๐‘๐‘‘๐‘ข๐‘™๐‘™๐‘Žโ„Ž

Harapan itu masih ada adalah sebuah narasi yang selalu dimulai dari keyakinan bahwa setiap kesuksesan dimulai dari upaya memperbaiki diri, sebuah kontempelasi internal yang berharga. Dalam setiap lembar sejarah yang kita balik, kita akan menemukan bahwa perubahan besar sering kali bermula dari keinginan individu-individu yang gigih untuk menjadi lebih baik. Dari keinginan itu, terciptalah gerakan, tercipta pergerakan, yang kemudian menjadi perubahan yang berdampak besar bagi banyak orang. Dan di titik inilah kita akan terus mengingat bahwa setiap manusia, tanpa terkecuali, memiliki potensi yang tak terbatas untuk menciptakan perubahan yang lebih baik.

Kebangkitan suatu bangsa dan kaum dimulai dari adanya harapan-harapan atas kebaikan. Harapan yang ditanam dalam setiap dada, yang mendorong setiap individu untuk tidak hanya memimpikan keadaan yang lebih baik, tetapi juga bergerak menapak menuju ke sana. Upaya-upaya kecil yang dilakukan setiap hari, oleh setiap individu, menjadi katalis yang pada akhirnya memberikan perubahan besar pada nasib bangsa tersebut.

Namun, berjalan menuju perubahan sudah pasti bukan lah jalan yang mudah. Ada tantangan dan hambatan yang akan selalu dihadapi. Dalam menghadapi tantangan, yang terpenting bukanlah seberapa cepat kita dapat mengatasi tantangan, tetapi seberapa konsisten dan istiqamah kita dapat bertahan dalam ujian dan cobaan di jalan kebaikan itu, dan juga tantangan yang tidak kalah beratnya adalah melaluinya dengan cara yang baik dan jujur untuk mengharap ridha Allah. Karena di sinilah, dalam konsistensi dan istiqamah itu, harapan akan terus bernafas dan berkembang.

Ketika kita berbicara tentang memperbaiki keadaan, kita berbicara tentang sebuah proses yang membutuhkan waktu dan kesabaran. Proses ini tidak hanya tentang bagaimana mengubah apa yang ada di luar sana, tetapi juga tentang bagaimana mengubah diri kita sendiri. Kita harus bersedia melihat ke dalam, mengenali kekurangan dan kesalahan, dan berkomitmen untuk melakukan yang baik dan juga menjadi lebih baik.

Perubahan yang berkelanjutan datang dari pemahaman bahwa setiap tindakan kita memiliki dampak. Dengan menerima tanggung jawab ini, kita menjadi lebih sadar tentang pilihan-pilihan yang kita buat setiap hari. Pilihan untuk berbuat baik, untuk menghargai sesama, dan untuk memelihara lingkungan di sekitar kita adalah pilihan yang membentuk masa depan kita bersama.

Pada titik tertentu, kita mungkin merasa bahwa harapan adalah sesuatu yang sulit untuk dipertahankan. Di saat-saat seperti itu, penting untuk mengingat bahwa sejarah telah menunjukkan kepada kita berkali-kali: kegelapan terdalam sering kali mendahului fajar. Itulah mengapa kita tidak boleh kehilangan harapan, karena itulah yang membawa kita ke depan.

“Ketahuilah bahwa kemenangan bersama kesabaran, kelapangan bersama kesempitan, dan kesulitan bersama kemudahan,โ€

(HR Tirmidzi)

Harapan memberi kita kekuatan untuk berdiri kembali setiap kali kita terjatuh. Ini adalah api kecil yang harus tetap dinyalakan, bahkan ketika segala sesuatu tampaknya melawan kita. Kita harus merawat api ini, memeliharanya, karena dari sinilah energi untuk terus bergerak maju berasal.

Dalam perjalanan memperbaiki diri dan bangsa, kita akan menemukan bahwa kesuksesan bukanlah tujuan akhir dari apa yang kita harapkan. Sebaliknya, kesuksesan adalah serangkaian langkah kecil yang kita perlu tempuh setiap harinya. Kesuksesan adalah sebuah milestone, catatan langkah dari upaya kita menghadapai tantangan. Setiap langkah, tidak peduli seberapa kecil, adalah bagian dari perjalanan yang lebih besar menuju kebaikan dan keadilan.

Salah satu pelajaran terbesar dalam proses menjaga harapan ini adalah belajar untuk bersabar. Dalam dunia yang serba cepat ini, kesabaran menjadi semakin langka, namun semakin penting. Kesabaran mengajarkan kita untuk menunggu hasil dari usaha keras kita, untuk memahami bahwa segala sesuatu membutuhkan proses dan menunggu waktu yang tepat.

Kita juga belajar tentang pentingnya kebersamaan. Dalam perjuangan memperbaiki keadaan, kita tidak bisa berjalan sendiri. Kita membutuhkan dukungan, bantuan, dan kekuatan dari orang lain. Sahabat-sahabat yang terbaik adalah sahabat yang juga berdiri dalam misi kebaikan. Bersama, kita dapat mencapai lebih banyak daripada apa yang bisa kita lakukan sendiri.

Pendidikan memainkan peran kunci dalam membangun harapan dan mewujudkan perubahan. Melalui pendidikan, kita tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga belajar bagaimana menjadi kritis, empatik, dan inovatif. Pendidikan membekali kita dengan alat yang kita butuhkan untuk membangun masa depan yang lebih cerah. Pendidikan memberikan kita solusi untuk menghadapi tantangan dengan cara yang konstruktif, dimana tantangan tersebut adalah anak tangga untuk naik ke atas.

Selain pendidikan, teknologi juga menjadi faktor penting dalam mewujudkan harapan. Dengan kemajuan teknologi saat ini, kita memiliki lebih banyak alat dan sumber daya untuk mengatasi masalah yang dihadapi oleh masyarakat dan lingkungan kita. Teknologi dapat menjadi alat yang ampuh untuk membawa perubahan positif, selama kita menggunakannya dengan bijak. Menguasai teknologi artinya mengetahui cara untuk mewujudkan harapan.

Harapan juga membutuhkan keberanian untuk berubah. Perubahan sering kali menakutkan karena akan membawa kita keluar dari zona nyaman kita. Namun, tanpa keberanian untuk menghadapi yang tidak diketahui, kita tidak akan pernah tahu seberapa jauh kita dapat pergi atau seberapa banyak yang bisa kita capai.

Kita perlu juga ingat bahwa memiliki harapan bukan berarti mengabaikan realitas yang keras atau punmenantang. Sebaliknya, memiliki harapan berarti mengakui kesulitan itu, namun tetap memilih untuk melihat adanya setitik kemungkinan dan potensi untuk perbaikan. Ini tentang seni menemukan cahaya, bahkan dalam kegelapan yang paling pekat.

Ketika kita berbagi harapan kita dengan orang lain, kita tidak hanya memperkuat harapan dalam diri kita sendiri, tetapi juga menyalakannya dalam hati mereka. Harapan dan optimisme yang ditularkan kepada orang lain adalah satu sedekah yang tidak ternilai harganya. Yang tidak jarang satu kata optimisme dari orang lain telah mampu menjadi bahan bakar bagi seseorang menempuh jalan yang jauh.

Kita juga harus belajar untuk merayakan dan mensyukuri kemenangan ataupun pencapaian yang kecil, karena ini adalah bukti nyata dari kemajuan dan usaha yang kita lakukan. Setiap langkah maju, tidak peduli seberapa kecil, adalah kemenangan dalam perjalanan memperbaiki keadaan dan harus dihargai.

Pada akhirnya, harapan itu tentang memilih untuk percaya bahwa masa depan dapat lebih baik dari masa lalu. Kontribusi kita diperlukan untuk menciptakan masa depan yang kita harapkan ini. Akhirnya semua ini tentang memilih untuk berinvestasi dalam upaya itu, baik secara pribadi maupun sebagai komunitas.

“… dan kata-kata yang baik (optimis) membuatku kagum”

HR Bukhari Muslim

Harapan itu masih ada, hidup dalam setiap tindakan kebaikan, setiap kata yang menginspirasi, dan setiap hati yang tidak menyerah. Karena selama kita terus berharap dan bertindak berdasarkan harapan tersebut, tidak ada yang benar-benar mustahil.

Donasi Dukung Kita