Muhasabah Diri (80): Ada Yang Mesti Dirubah

Datuk Dr Arman Husni

Assoc Prof Bahasa Arab IAIN Bukittinggi, Unsur Ketua PDM Muhammadiyah Limapuluh Kota, Dewan Pengawas Yayasan Darulfunun. (facebook)

Seorang pembelajar akan banyak menyerap ilmu dari apa yang dia amati. Guliran waktu baginya adalah pelajaran. Yang terjadi pada masa lalu amatlah berharga baginya. Dia akan menata langkahnya untuk menjadi lebih baik lagi di masa yang akan datang. Setiap kejadian ada hikmahnya. Kegagalan baginya adalah cemeti untuk berubah.

Beda masa, beda juga kekhasannya. Sarana dan media mengalami perkembangan pesat. Tidak mengikutinya, berarti bersiaplah untuk kalah bersaing. Sekarang kita hidup diera kaget-kagetan. Banyak perubahan yang perlu disikapi. Dalam bermuamalah juga begitu, banyak hal yang berubah. Dulu jual beli dengan barteran, sekarang duitan bahkan orderan secara online. Ya…banyak perubahan. Cara manual mulai tergusur. Begitu juga produk jualan juga banyak perubahan dalam penampilan. Barang yang sama tapi dengan kemasan berbeda akan mempengaruhi minat beli konsumen. Solusinya, harus siap berubah… Kreasi baru, branding baru semangat baru di era baru yang menantang.

Sahabat…

Perubahan adalah sunnatullah, pasti terjadi. Perlu kegigihan untuk berubah dan melakukan perubahan. Memang sulit, apalagi yang sudah mendarah daging amatlah rumit. Tapi apakah mungkin untuk bertahan dan dipertahankan?. Orisinalitas memang penting, tapi bukan berarti ketinggalan zaman. Disitu ada ciri khas yang mesti dipertahankan. Jangan sampai rendang rasa gudeg, atau durian rasa singkong…🤔. Apa jadinya?. Artinya perubahan tanpa mengorbankan jati diri.

Pasca hijrah Rasulullah Saw ke Madinah, beliau menyaksikan ada keanehan yang dilakukan penduduk setempat dalam perkawinan buatan untuk korma yang mereka tanam. Dengan mengibas-ngibas pohon korma. Aneh… pikir beliau, dan para sahabat pun memahami hal itu dengan makna ketidak setujuan beliau dengan cara tersebut. Akhirnya perilaku yang jadi kebiasaan tersebut mereka tinggalkan. Apa yang terjadi?. Korma berbuah tapi tidak bernas, alias lisut 🤭. Disaat mereka sampaikan hasil dari apa yang mereka dapati Rasulullah Saw menyampaikan pesan berharga.

أنتم أعلم بأمور دنياكم

Artinya: “Kalian lebih tahu urusan dunia kalian” ( HR. Muslim )

Memang banyak hal yang mesti berubah. Dalam perubahan didapati berbagai macam hikmah.

Semoga kita senantiasa selalu menjadi pribadi pembelajar…