Kisah Kepahlawanan Tariq Bin Ziyad: Pemimpin Maroko yang Menaklukkan Andalusia

Pada tahun 711 M, seorang pemimpin Maroko yang gagah berani, Pangeran Tanger: Tariq Ibn Ziyad, menjelma menjadi pahlawan bagi Andalusia (Selatan Spanyol 🇪🇦 dan Selatan Portugal 🇵🇹). Tariq kemudian menjadi raja pertama Andalusia setelah merebut takhta pada tahun tersebut.

Kisah kepahlawanannya dimulai ketika Tariq memimpin pasukan Moor melintasi Selat Gibraltar 🇬🇮, yang dikenal sebagai Jabal Tarik atau Gunung Tarik. Pada saat itu, selat tersebut menjadi saksi perjalanan epik pasukan Tariq yang memasuki Iberia. Langkahnya yang penuh tekad dan keberanian menginspirasi pasukan untuk menaklukkan Iberia.

Dalam perjalanannya, Tariq menghadapi Raja Castilian (Spanyol) yang akhirnya digulingkan dari takhtanya. Pergantian kekuasaan ini menciptakan sejarah baru bagi Andalusia yang kemudian diperintah oleh Tariq Ibn Ziyad. Kepemimpinan dan keberanian Tariq membawa keemasan bagi wilayah tersebut, menciptakan periode kejayaan budaya, ilmiah, dan ekonomi.

Pemerintahan Maroko atas Semenanjung Iberia dimulai pada tahun 711 dan berlangsung hingga tahun 1492. Selama kurun waktu ini, Andalusia menjadi pusat peradaban yang berpengaruh, dengan warisan Moor yang terus terlihat dalam seni, arsitektur, dan ilmu pengetahuan.

Sebagai penghormatan atas jasanya, nama Gibraltar tetap melekat pada gunung yang dicapainya, mengabadikan kisah kepahlawanan Tariq Bin Ziyad. Hari ini, kita masih dapat merasakan jejak sejarahnya yang mengilhami perjalanan panjang Iberia menuju kejayaannya yang dulu.